Sabtu, 28 Mei 2016

Tak Kenal Maka Tak Sayang HTML.



Berkenalan Dengan HTML?

Sebelum kita masuk ke dalam inti pembahasan penulis akan coba singgung terlebih dahulu beberapa hal kesalahan orang-orang yang baru belajar web development. Hal ini penulis jelaskan bukan untuk menjatuhkan, melainkan sebagai koreksi untuk mendorong anda agar lebih maju dalam ber-web development, sehingga nantinya jadi tau arah ketika akan belajar web development. 

Banyak orang yang bergelut dalam bidang web development awalnya tidak melewati pembelajaran HTML terlebih dahulu, sebagian besar menggunakan CMS (Content Management System), ataupun karena kemudahan penggunaan software seperti Adobe Dreamweaver. Sehingga dari sinilah orang menyangka untuk bisa membuat website, atau mahir dalam web development itu harus menggunakan Adobe Dreamweaver, jadi ngapain harus repot-repot belajar HTML? Sebetulnya pernyataan ini tidak 100% benar, dan juga tidak 100% salah. Orang yang ketika pertama kali menggunakan Dreamweaver merasakan teramat susahnya ketika belajar sendiri tanpa bantuan buku atau tutorial. Bahkan meskipun ada buku ataupun tutorial pun masih tetap saja kesulitan menggunakan Dreamweaver.

Sehingga koreksi dari penulis, agar dapat dengan mudah mengerti dalam menggunakan software web development para webdeveloper haruslah memiliki basic yang HTML + CSS yang kuat, sehingga ketika memakai aplikasi seperti Adobe Dreamweaver atau text editor lainnya itu menjadi sangat mudah.

Pengertian HTML & Sejarah Singkat HTML

Hypertext Markup Language (HTML) adalah bahasa markup yang umum digunakan untuk membuat halaman web. Sebenarnya HTML bukanlah sebuah bahasa pemrograman. Apabila di tinjau dari namanya, HTML merupakan bahasa markup atau penandaan terhadap sebuah dokumen teks. Tanda tersebut di gunakan untuk menentukan format atau style dari teks yang di tandai. HTML dibuat oleh Tim Berners-Lee ketika masih bekerja untuk CERN dan dipopulerkan pertama kali oleh browser Mosaic. 

Selama awal tahun 1990 HTML mengalami perkembangan yang sangat pesat. Setiap pengembangan HTML pasti akan menambahkan kemampuan dan fasilitas yang lebih baik dari versi sebelumnya. Sebelum suatu HTML disahkan sebagai suatu dokumen HTML standar, ia harus disetujui dulu oleh W3C untuk dievaluasi secara ketat. Setiap terjadi perkembangan suatu versi HTML, maka mau tak mau browser pun harus memperbaiki diri agar bisa mendukung kode-kode HTML yang baru tersebut.

Sebab jika tidak, browser tak akan bisa menampilkan HTML tersebut.


  • Pada tahun 1980 IBM mulai untuk mengembangkan sebuah bahasa pemograman dimana text dan format sebuah dokumen dijadikan satu dalam bahasa pemrograman yang sering kita sebut sebagai HTML (Hyper Text Markup Language) akan tetapi pada saat itu pihak IBM memberikan sebuah nama GML (Generalized Markup Language). 
  • Pada tahun 1986 ISO mengeluarkan sebuah standarisasi tentang bahasa pemograman tersebut dan menyatakan sebuah nama baru dari GML tersebut dengan sebutan SGML (Standard Generalized Markup Language)
  • Nah mulai pada tahun 1989, Sebuah nama HTML muncul dari pemikiran Caillau Tim yang bekerja sama dengan Banners Lee Robert yang ketika itu masih bekerja di CERN memulai mengembangkan bahasa pemrograman ini, dan dipopulerkan pertama kali dengan browser Mosaic. Nah mulailah dari tahun 1990 HTML sangat berkembang dengan cepat hingga mencapai versi HTML versi 5.0 yang digarap pada 4 Maret 2010 kemarin oleh W3C
  • HTML versi 1.0 ini adalah versi pertama sejak lahirnya nama html tersebut, memiliki sebuah kemampuan untuk heading, paragraph, hypertext, bold dan italic text, wrapping serta memiliki dukungan dalam peletakan sebuah gambar
  • HTML versi 2.0 pada 14 Januari 1996, pada versi ini ada beberapa tambahan kemampuan diantaranya penambahan form comment, hal ini menyebabkan adanya sebuah interaktif dan mulai dari versi ini yang menjadikan sebuah pioneer dalam perkembangan homepage interaktif.
  • Tak lama kemudian HTML versi 3.0 dirilis pada 18 Desember 1997 yang sering disebut sebut sebagai HTML+ yang mempunyai kemampuan dalam beberapa fasilitas diantaranya adalah penambahan fitur table dalam paragraph, akan tetapi versi ini tidak bertahan lama.
  • Dan pada bulan Mei 1996 dikeluarkan versi baru sebagai pengganti dan penyampurnaan versi 3.0 ini yaitu HTML versi 3.2, keluarnya versi ini dikarenakan adanya beberapa kasus yang timbul pada pengembang browser yang telah melakukan pendekatan dengan cara lain yang justru hal tersebut menjadi popular, maka di bakukan versi 3.2 untuk mengakomodasi praktek yang banyak digunakan oleh pengembang browser dan diterima secara umum, dapat dikatakan bahwa versi 3.2 ini merupakan versi 3.0 yang dikembangkan oleh beberapa pengembang browser seperti Netscape dan Microsoft.
  • Nah yang terakhir perombakan terjadi pada tahun 1999 tepatnya tanggal 24 Desember yaitu HTML versi 4.0, seperti yang kita kenal HTML pada saat ini penambahan link, meta, imagemaps , image dan lain lain sebagai penyempurnaan versi 3.2
  • Pada tanggal 4 Maret 2010, terdapat sebuah informasi bahwasanya HTML versi 5.0 masih dikembangkan oleh W3C (World Wide Web Consortium) dan IETF (Internet Engineering Task Force) yaitu sebuah organisasi yang menangani HTML sejak versi 2.0


oke, sekian penjelasan mengenai html, sampai jumpa di artikel selanjtnyaaa.
Unknown Front-End Developer

Holla. I'm Ahmad Maulana a Indonesian-based web and graphic designer who creates clean and modern design for the world of web.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar